Dari Stres ke Diagnosa Mengejutkan: Wanita Ini Temukan Tumor Otak di Balik Nyeri Pipi!
Healthcare.biz.id Semoga hidupmu dipenuhi cinta dan kasih. Di Sesi Ini saya ingin membedah Kesehatan, Penyakit, Kesadaran Kesehatan, Wanita, Cerita Inspiratif yang banyak dicari publik. Informasi Terkait Kesehatan, Penyakit, Kesadaran Kesehatan, Wanita, Cerita Inspiratif Dari Stres ke Diagnosa Mengejutkan Wanita Ini Temukan Tumor Otak di Balik Nyeri Pipi Temukan info penting dengan membaca sampai akhir.
- 1.1. Magnetic Resonance Imaging (MRI)
- 2.1. 10 jam
- 3.1. Gamma Knife
Table of Contents
Saya menolak dan menegaskan bahwa mereka salah mengenali, tetapi kenyataan terungkap melalui hasil pemindaian, dan saya harus segera menemui ahli bedah saraf, ungkap Nicola. Setelah melakukan pemindaian Magnetic Resonance Imaging (MRI) di rumah sakit, terungkap bahwa Nicola mengidap meningioma di otaknya. Meskipun demikian, ia tetap menggugat hasil pemeriksaan tersebut dan beranggapan bahwa mungkin ada kesalahan dari pihak dokter.
Namun, keadaan semakin parah ketika ia pingsan akibat rasa sakit yang sangat hebat. Rasa sakitnya begitu menyakitkan hingga saya tidak dapat bertahan, saya terkulai sambil memegangi kepala dengan penuh penderitaan, tambahnya, sebagaimana dilansir dari Hindustan Times pada tanggal 29 Maret 2025.
Para dokter menjelaskan bahwa tingkat kesulitan dalam mengangkat tumor di area tersebut cukup tinggi. Sesaat setelah menjalani operasi, Nicola mengalami beberapa masalah seperti gangguan penglihatan, kehilangan ingatan, dan nyeri di rahang. Situasi ini bermula ketika seorang wanita asal Amerika Serikat, Nicola Shaw (38 tahun), merasakan kesemutan di pipinya setelah kembali dari liburan ke Antartika. Awalnya, Nicola menyepelekan keluhan tersebut dengan beranggapan bahwa hal itu terjadi akibat stres.
Dari seluruh kasus tumor, hanya 2 persen yang terletak di lokasi seperti yang dialami oleh Nicola. Proses operasi berlangsung selama 10 jam di Northwestern Hospital Chicago, dan dokter berhasil mengangkat sekitar 95 persen dari tumor yang ada. Sayangnya, enam bulan setelah operasi, tumor tersebut tumbuh lagi.
Dalam situasi ini, Nicola diharuskan menjalani perawatan dengan prosedur Gamma Knife, sebuah metode pembedahan yang non-invasif yang memanfaatkan radiasi sinar gamma untuk mengobati berbagai gangguan saraf, kelainan pembuluh darah, dan tumor yang berada di daerah kepala dan leher, tanpa perlu menggunakan pisau bedah.
Dalam akunnya, Nicola menggambarkan pengalaman ini sebagai salah satu yang paling menyakitkan selama proses perawatannya. Setelah tahap pengobatan yang sulit, ia memilih untuk kembali ke kampung halamannya di Inggris demi memfokuskan diri pada pemulihan fisik dan mentalnya.
Selama sembilan bulan berikutnya, Nicola menjalani perawatan yang rutin dan bergabung dengan komunitas pasien, yang memberinya dukungan moral yang sangat diperlukan. Berkat pemindaian yang dilakukan secara berkala, saat ini kondisi tumornya berada dalam keadaan stabil, sebuah berita yang menggembirakan bagi Nicola dan keluarganya.
Penting untuk mengenali gejala dan tanda-tanda yang mungkin muncul dan tidak mengabaikannya, seperti yang dialami Nicola. Kesadaran akan kesehatan dan perawatan yang tepat dapat membuat perbedaan besar, terutama dalam menghadapi penyakit yang serius seperti tumor otak.
Itulah informasi komprehensif seputar dari stres ke diagnosa mengejutkan wanita ini temukan tumor otak di balik nyeri pipi yang saya sajikan dalam kesehatan, penyakit, kesadaran kesehatan, wanita, cerita inspiratif Jangan ragu untuk mencari tahu lebih lanjut tentang topik ini terus belajar hal baru dan jaga imunitas. Bagikan juga kepada sahabat-sahabatmu. Terima kasih sudah membaca
✦ Tanya AI