Hati-Hati! Makan Pedas Saat Sahur Bisa Bawa Masalah Kesehatan, Simak Penjelasan Dokter!
Healthcare.biz.id Semoga keberkahan menyertai setiap langkahmu. Pada Hari Ini aku ingin mengupas sisi unik dari Kesehatan, Gizi, Pola Makan, Sahur, Tips Kesehatan. Informasi Mendalam Seputar Kesehatan, Gizi, Pola Makan, Sahur, Tips Kesehatan HatiHati Makan Pedas Saat Sahur Bisa Bawa Masalah Kesehatan Simak Penjelasan Dokter Ikuti penjelasan detailnya sampai bagian akhir.
- 1.1. Prof. Dr. Ari Fahrial Syam
- 2.1. dr. Aru Ariadno
Table of Contents
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof. Dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, memberikan beberapa rekomendasi kepada masyarakat mengenai pola makan saat sahur, khususnya mengenai makanan pedas. Beliau menyarankan agar tidak mengonsumsi makanan pedas saat sahur karena dapat menyebabkan gangguan pada pencernaan.
“Pada saat sahur, sebaiknya menghindari makanan yang terlalu pedas, berlemak, dan jenis makanan yang dapat membuat perut tidak nyaman di siang hari,” ujarnya dalam sebuah wawancara ketika dihubungi oleh detikcom pada tanggal 8 Maret 2025.
Makanan pedas berpotensi untuk menyebabkan masalah seperti buang air besar (BAB) yang tidak terduga serta dehidrasi. Kondisi ini dapat menjadikan tubuh menjadi lemas, terutama ketika sedang menjalankan ibadah puasa. Oleh karena itu, sangat penting untuk memilih jenis makanan yang lebih sederhana dan mudah dicerna untuk menjaga stamina sepanjang hari.
Selain itu, bagi mereka yang memiliki gangguan lambung, seperti maag, konsumsi makanan pedas bisa memperburuk kondisi kesehatan. Prof. Ari menjelaskan, makanan pedas dapat memicu naiknya asam lambung yang berisiko mengiritasi perut, dan ini harus diwaspadai agar tidak timbul masalah pencernaan yang lebih serius.
“Jadi, saran saya adalah lebih baik mengonsumsi makanan yang simpel dan tidak merangsang lambung,” tegasnya. Pemilihan makanan yang lebih bijak tidak hanya penting untuk kenyamanan saat berpuasa, tetapi juga untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan.
Sejalan dengan pandangan tersebut, dr. Aru Ariadno, SpPD-KGEH, seorang spesialis penyakit dalam, juga menekankan pentingnya memperhatikan pola makan bagi penderita gangguan asam lambung selama bulan puasa. Ia menganjurkan untuk selalu mengedepankan makanan yang sehat dan menghindari segala jenis makanan yang dapat merangsang sistem pencernaan.
Kita harus waspada bahwa saat berpuasa di tengah hari, jika pola makan tidak diperhatikan, dapat menyebabkan sakit perut dan masalah pencernaan lainnya, kata dr. Aru saat diwawancarai oleh detikcom pada 17 Februari.
Penting untuk mengingat bahwa saat sahur, kita sebaiknya memilih makanan yang kaya akan nutrisi dan lebih mudah dicerna. Misalnya, karbohidrat kompleks, protein tanpa lemak, serta sayuran yang kaya serat. Makanan-makanan ini dapat memberikan energi yang bertahan lama dan menjaga tubuh tetap kuat selama menjalani puasa.
Dalam menjaga kesehatan pencernaan selama bulan Ramadan, ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya diprioritaskan, seperti:
| Makanan Sehat Saat Sahur | Manfaat |
|---|---|
| Oatmeal | Membantu memberikan energi yang stabil |
| Telur | Sumber protein yang baik |
| Yoghurt | Mendukung kesehatan pencernaan |
| Buah-buahan segar | Kaya serat dan air, membantu mencegah dehidrasi |
| Nasi merah | Sumber karbohidrat kompleks yang baik |
Dengan mencermati jenis makanan yang dikonsumsi saat sahur, diharapkan para umat Muslim dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih nyaman dan sehat. Memahami apa yang baik untuk tubuh selama bulan Ramadan akan sangat berkontribusi dalam menjaga kualitas ibadah dan kesehatan sepanjang hari.
Terima kasih telah menyimak hatihati makan pedas saat sahur bisa bawa masalah kesehatan simak penjelasan dokter dalam kesehatan, gizi, pola makan, sahur, tips kesehatan ini sampai akhir Mudah-mudahan tulisan ini memberikan insight baru selalu bersyukur dan perhatikan kesehatanmu. Jika kamu peduli Terima kasih telah membaca
✦ Tanya AI